Kamis, 28 Januari 2016



Assallamu’alaikum Warohmatullahi Wabarkatuh

ABA NAUVAL (Ahli Ilmu Spiritual)

Spiritual yang pernah punya nama di banten, beliau adalah murid kesayangan Abu ya’ banten kini hadir ditengah – tengah  saudara untuk menyelesaikan problema umat di bumi nusantara ini.
Ingat  : Kesuksesan tidak akan datang dengan cara tiba – tiba.

1. Mengajari Ilmu Spritual Kehidupan
2. Pengasihan
3. Penglarisan
3. Pengangkatan Aura
4. Pengangkatan Benda Ghaib
5. Mengobati Segala Penyakit
6. Menetralisir Dari Gangguan Makhluk Halus (Kerasukan)
7. Perjodohan
8. Penerawangan Nasib
9. Kewibawaan
10. dll

Silahkan hubungi nomer kami : 081331510430
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Jika kamu tidak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan teruslah melangkah. Di balik semua masalah Allah SWT memberi prantara terhadap ummatnya.
Alamat kediaman ABAH NAUVAL
# Desa Bulu RT. 02/ RW.02 Kraksaan - Probolinggo (Jawa Timur)

KISAH PERJALANAN ABAH NAUVAL
Dalam perjalanannya abah nauval sewaktu mencari ilmu dari jawa timur ke banten semenjak umur 12 Tahun. Beliau nekat dengan mencari ilmu karna ditinggal seorang ibu nya meninggal di usia 12 tahun semenjak beliau lulus SD, dengan modal uang Rp. 3000 beliau nekat pergi ke banten untuk menuntut ilmu dengan harapan untuk bisa mendo’a kan seorang ibu yang telah meninggalkannya, perjalanannya dari desa kesayangannya kebanten ditempuh dengan berjalan kaki dalam waktu 27 hari. Setelah sampainya di tanah banten beliau bertemu dengan Abu Ya’ banten yang masih keturunan dari Raja banten sultan hasanuddin disitulah beliau menimba ilmu samapai umur 33 Tahun, kira – kira 21 tahun beliau menimba ilmu dengan tabah dan kesabaran meskipun pantangan dan cobaan menimpanya, pada akhirnya Abah diperintahkan oleh seorang guru (Abu ya’) untuk pulang ke kampung halamannya, dengan alasan sang guru karna masih banyak orang yang membutuhkan pertolongannya, tanpa alasan apapun beliau terpaksa pulang untuk memenuhi perintah sang guru.
Wassalamu’alaikum wr. Wb....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar